Sabtu, 27 Februari 2010

Tatanan Dalam Model Relasional

Dalam model relasional terdapat suatu tatanan/aturan yang terdiri dari :

1. Entitas Integritas
Dalam hubungan dasar tidak ada atribut dari primary key dapat null.Entity integrity adalah tiap-tiap tabel harus memiliki kolom atau gabungan kolom dengan
nilai yang unik. Unik disini artinya dalam sebuah tabel tidak diharuskan ada baris yang bernilai sama. Entity integrity meyakinkan bahwa entitas-entitas (manusia, benda, dan kejadian) diidentifikasi secara unik.

2. Referential Integritas
Jika ada kunci asing dalam sebuah hubungan, baik nilai kunci asing harus cocok dengan nilai kunci kandidat dari beberapa tupel dalam rumah relasi atau nilai kunci asing harus sepenuhnya null.Referential Integrity maksudnya adalah bahwa nilai-nilai kolom pada sebuah tabel harus match dengan nilai-nilai kolom pada tabel yang lain. Referential integrity meyakinkan bahwa sebuah basisdata mengandung hubungan yang valid (sah).

3. Null
Nilai suatu atribut yang tidak diketahui dan tidak cocok untuk baris
(tuple) tersebut.
Keunikan nilai Null di dalam Database relasional seperti misalnya; Oracle, DB2
(IBM), SQL Server (Microsoft), dan MySQL, memiliki fasilitas untuk menyimpan data
bernilai null. Null disini bukan nol (angka nol) dan juga bukan space (untuk jenis data alpha, alphanumeric, dan string),mewakili nilai data yang “tidak diketahui” (unknown) atau “tidak menentu” (indeterminate) atau bahkan kosong (absence of value) walaupun implementasi nilai null didalam database relasional, seperti beberapa yang disebutkan diatas, tetapi tidak sama percis satu dengan lainnya,semuanya mengacu pada hukum Codd ke 3 (persyaratan memenuhi kriteria database relasional) yang sudah menjadi standard ANSI SQL-92.


sumber : http://sekolahelektro.blogspot.com/2010/01/model-data-relasional.html
http://docs.google.com

Jumat, 19 Februari 2010

Elemen Data yang Efisien Dan Efektif

Kamus Data
Kamus data adalah salah satu komponen DBMS. Yang isinya setiap elemen data yang disimpan dalam database. Masukan untuk kamus data mencakup elemen data baru atau yang sudah dihapus , serta perubahan nama deskripsi atau penggunaan elemen data yang ada.Keluaran mencakup berbagai laporan yang berguna bagi programer, perancang database, dan pemakai sistem informasi.Bahasa-bahasa DBMS

1. Bahasa definisi data. Bahasa ini digunakan untuk membangun kamus data, mengamati atau menciptakan database, memberikan batasan untuk keamanan field/ catatan pada database.
2. Bahasa manipulasi data. Bahasa ini digunakan untuk menyelidiki database. Mengubah isi database.
3. Bahasa permintaan data . Bahasa ini digunakan untuk menyelidiki database yang spesifik yaitu mengambil data, menyortir data, menyusun data, dan menyajikan suatu bagian dari database sebagai respons atas permintaan data.

Dari data diatas Kamus data adalah suatu daftar data elem yang terorganisir dengan definisi yang tetap dan sesuai dengan system, sehingga user dan analisis system mempunyai pengertian yang sama tentang input,output dan komponen data store.Pembentukan kamus data didasarkan pada alur data yang terdapat pada DFD bersifat global(hanya menunjukan nama alur datanya tanpa menunjukan struktur dari alur data). Untuk menunjukan struktur dari alur data secara rinci maka dibentuklah kamus data.

Data Flow Dictionary Entry Data store Dictionary Entry
Data Structure Dictionary Entry
Data Elemen Dictionary Entry

Data flow Dictionary entry (DFDE)
Menerangkan setiap data flow pada DFD dan hanya berisi summary data(data ringkasan)serta menerangkan alur yang mengidentifikasikan dari mana alur itu berasal dan kemana alur itu menuju.
Data flow dictionary entry ini menerangkan setiap data flow pada DFD. Data flow ini dapat berupa :
a. Satu struktur yang terdiri dari satu elemen data tunggal.
b. Satu struktur yang terdiri dari satu paket elemen data.
c. Multiple struktur.
Berdasarkan uraian di atas, maka hubungan antara alur data pada DFD dan alur data pada elemen kamus data adalah one to one relationship (relasi satu-satu). Jika DFD berisi 40 alur data, maka kamus data harus mempunyai 40 elemen alur data.

Data store Dictionary Entry
Menerangkan setiap data store yang unik pada DFD. Jika data store yang sama muncul lebih dari sekali, maka bentuk tunggal yang digunakan.Seperti halnya data flow dictionary entry, data store dictionary entry hanya berisi summary data.

Data Structure Dictionary Entry.
Data structure dictionary entry ini dilengkapi dengan setiap struktur yang ada pada bentuk data store dan data flow.
Tujuan dari data structure dictionary entry adalah untuk menghubungkan summary description (deskripsi ringkasan) dari data flow dan data strore dictionary entry ke deskripsi detail dari data element dictionary entry.

Data Element Dictionary Entry
Data element dictionary entry menyediakan dasar untuk skema database. Bentuk ini menyediakan data element dictionary (DED) dari kamus data yang berdasarkan komputer.
Bentuk elemen data digunakan oleh setiap elemen data, termasuk semua struktur, baik yang ada pada data flow maupun data store. Hanya bentuk tunggal yang digunakan untuk masing-masing elemen data, walaupun elemen data itu muncul beberapa kali di dalam sistem.
Tujuan dari data element dictionary entry adalah untuk menstandarkan deskripsi dari suatu elemen sehingga elemen itu direferensikan dengan cara yang sama setiap kali digunakan.
Hal ini sangat penting, khususnya jika suatu sistem dikembangkan dan dimaintain oleh sekelompok user dan information specialists. Jadi mereka dapat menggunakan istilah yang sama untuk satu elemen yang sama pula, dan tidak akan ada penggunaan istilah yang berbeda untuk elemen yang sama.

Pendefinisian Data Elemen Dalam Kamus Data
Kamus data mendefinisikan data elemen dengan cara :

1. Menguraikan arti dari alur data dan data store dalam DFD
2. Menguraikan komposisi paket data pada alur data ke dalam alur yang lebih elementary (kecil) contoh : alamat langganan yang terdiri dari nama jalan, kota dan kode pos.
3. Menguraikan komposisi paket data dalam data store.
4. Menspesifikasikan nilai dan unit informasi dalam alur data dan data store.
5. Menguraikan hubungan yang terinci antara data strore dalam suatu entity relationship diagram (ERD)

Notasi Notasi Kamus Data
Kamus data menggunakan beberapa notasi. Notasi itu adalah :
notasi arti
= terdiri dari, terbentuk dari, sama dengan
+ dan
() optional
{} iterasi/ pengulangan, misal : 1 { ... } 10
[ ] 10
[ ] pilih satu dari beberapa alternatif (pilihan)
misal : [AIBICID]
** komentar
I pemisah dalam bentuk [ ]
Alias nama lain untuk suatu data


IMPLEMENTASI KAMUS DATA
Kamus data dapat diimplementasikan dengan menggunakan beberapa pendekatan, diantaranya :
1. Automatisasi kamus data
2. Manual kamus data.
3. Hybrid kamus data.

Automatisasi kamus data
Pembuatan kamus data dapat dilakukan secara automatissasi dengan menggunakan program kamus data prosessor, yang berfungsi :
Menerima definisi sebagai input yang mendukung alur data, elemen data, file-file, proses dan memberikan format dan prosedur definisi
contoh :
Paket ISDOS
Sebagai paket program kamus data
Contoh :ISFOD

Manual Kamus Data
Kamus data ini dibuat secara manual atau dengan kata lain pembuatan kamus data ini dilakukan dengan :

1. Membuat kartu indeks untuk masing-masing item yang didefinisikan
2. Menulis nama item tersebut dan tingkatannya.
3. menulis definisi dengan menggunakan operator-operator.
4. Menggunkan bagian belakang dari kartu untuk membuat catatan tentang karakteristik fisik
5. Membuat masing-masing satu kartu untuk suatu nama alias
6. Membuat satu entry untuk masing-masing satu istilah
7. Membuat entry secara berurutan

Hybrid Kamus Data
Cara lain dalam membuat kamus data adalah dengan mengembangkan kamus data yang dibuat secara manual dengan menggunakan tool-tool yang sederhana.

sumber : http://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:KuYaVdTCdSQJ:wsilfi.staff.gunadarma.ac.id

http://rokohideung.blogspot.com

http://asistenbasisdata.wordpress.com